Suka Menahan Bersin, Awas bahaya Penyakit Mengintai

Hampir semua orang pasti pernah mengalami yang namanya bersin. Sepele sih, sampai kadang kita lupa mempertanyakan apa bersin itu sendiri dan bagaimana cara kerjanya pada tubuh kita. Itu yang sempat menjadi pertanyaan dan yang sekarang ini akan kita bahas

Bersin sebenarnya melindungi tubuh Anda dengan membersihkan hidung dari bakteri dan virus. Aktivitas ini merupakan bagian penting dari proses kekebalan tubuh dan menjaga tubuh agar tetap aman. Namun dalam suatu kondisi kita sering menahan bersin baik dengan menekan hidung sehingga keinginan bersin menjadi hilang. Hal ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan mimisan hingga vertigo.

Menurut wikipedia. Bersin merupakan reaksi penyesuaian karena ia menyingkir ingus yang mengandung partikel atau gangguan asing dan membersihkan rongga hidung. Saat bersin, lelangit ("palate") lembut dan uvula lendut sementara belakang lidah naik untuk menutup sebagian rute ke mulut agar udara yang disingkirkan dari paru-paru bisa dikeluarkan melalui hidung. Oleh karena penutupan muluh adalah sebagian, sejumlah besar udara ini biasanya juga dikeluarkan melalui mulut
Bersin biasanya sering dihubungkan dengan penyakit influenza atau pilek. Tetapi sebenarnya ini bukan hanya gejala penyakit influenza saja ini juga merupakan gejala penyakit pernapasan (misalnya rhinitis, dan selesma). Kadangkala kita bersin ketika pilek, ingus akan terdorong keluar dari dalam hidung. Ini dapat menularkan virus kepada orang disekitar kita. Untuk itu tutuplah mulut dan hidung dengan saputangan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.


Kecepatan sekali bersin adalah 161 km/jam. Jika anda menahan bersin, itu sama artinya anda menahan  kecepatan sebuah benda dengan laju tersebut. Bisa dibayangkan bagaimana tekanan yang akan terjadi karena tubuh  harus menahan kecepatan tersebut secara tiba-tiba. Menahan bersin bisa menghasilkan tekanan lebih dari 38 kali lipat dari bersin normal.

Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa ketika bersin tubuh mengeluarkan lebih dari 100.000 bakteri ke udara pada kisaran 2 sampai 3 meter. Bakteri ini akan kembali lagi jika saat akan bersin, anda kemudian menahannya.

Menurt Dr Michael Roizen, pemimpin Institute di Cleveland Clinic mengatakan bahwa menahan bersin bisa menyebabkan pembuluh darah di bagian putih mata akan pecah. Hal itu bisa menyebabkan memar pada bagian putih mata di sekitar iris. Kekuatan tekanan udara yang akan keluar melalui hidung harus berpindah tempat, jika ia tidak berpindah keluar maka ia akan berpindah ke ruang-ruang di dalam tubuh anda, termasuk mata.
Selain itu, menahan bersin juga akan membuat anda mengalami risiko gangguan pendengaran atau vertigo karena tekanan udara yang masuk ke telinga bisa memecahkan gendang telinga atau cidera pada bagian dalam telinga. Saluran hidung dan mulut yang menjadi sarana keluaran bersin berhubungan juga dengan telinga

Selain itu, manahan bersin juga bisa menyebabkan cidera pada diafragma. Pembuluh darah pada otak akan melemah dan bisa pecah karena meningkatnya tekanan darah. Atau bisa juga mendorong udara ke dalam rongga otak dan bisa menyebabkan sakit kepala yang sangat intens, bahkan bisa menyebabkan stroke.

Ketika dorongan untuk bersin masih sebatas rasa menggelitik di hidung, ada beberapa trik yang bisa dilakukan. Tidak seperti menanhan bersin, menahan dorongan bersin tidak berbahaya dilakukan. Caranya adalah dengan menggosok hidung, menekan bagian atas bibir di bawah hidung, atau mengeluarkan napas dari hidung.

Tapi jika bersin benar-benar akan terjadi, jangan pernah menahannya menghindari beberapa risiko di atas. Tapi jangan lupa untuk menutup mulut dan hidung dengan tangan, tisu, sapu tangan atau lekukan lengan saat bersin, agar bakteri dan kuman yang keluar tidak membahayakan orang lain.




Sumber: sehatituharus.com, wikipedia.com

Posting Komentar untuk "Suka Menahan Bersin, Awas bahaya Penyakit Mengintai"